Hari ini bocil ikut lomba gerak jalan di Kawedanan Kutoarjo. Karena katanya pulang sebelum dhuhur, saya sebenarnya tidak terlalu kepikiran untuk datang melihat. Toh, paling nanti juga sudah selesai.
Tapi kemudian emak bocil memberi komando untuk nengok ke sana.
Ya sudah, berangkatlah saya ke Kawedanan. Namanya juga disuruh emak bocil, siapa tahu masih sempat melihat suasana lombanya atau bocilnya belum pulang.
Begitu sampai…
Lha kok sudah sepi? 😅
Suasana yang tadi mungkin ramai anak-anak dan peserta gerak jalan, sekarang sudah hampir tidak menyisakan apa-apa. Orang-orang sudah bubar, rombongan sudah tidak kelihatan.
Saya pun akhirnya cuma bisa bilang dalam hati, “Ya sudah, mau lihat siapa lagi?”
Daripada kelamaan di sana sendirian, akhirnya saya pulang.
Dan ternyata sesampainya di rumah…
Sepeda bocil sudah ada. 😂
Bocil ternyata sudah pulang lebih dulu.
Jadi ceritanya begini, bocil berangkat ikut gerak jalan, paling pulang sebelum dhuhur, sementara bapaknya malah berangkat ke Kawedanan setelah mendapat WA dari emaknya.
Hasil akhirnya?
Bocil sudah sampai rumah, bapaknya baru sampai Kawedanan. 🤣
Memang kadang begitulah. Niatnya mau nengok anak ikut lomba, malah dapat pengalaman datang terlambat dan melihat Kawedanan yang sudah sepi.
Tapi tidak apa-apa. Hari ini tetap jadi cerita kecil yang mungkin suatu saat akan dikenang.
Bukan karena saya sempat melihat bocil berjalan dalam barisan…
Tapi karena bapaknya malah datang setelah acaranya selesai. 😄


0 comments:
Posting Komentar