Cari

30 Januari 2026

Jum'at SIM

 


13 Desember 2025 kemarin iseng mencoba perpanjangan SIM secara online lewat aplikasi Digital Korlantas POLRI yang saya download langsung dari Google Play Store.

Ternyata prosesnya memang jauh lebih praktis dibanding harus datang dan antre dari pagi di SATPAS. Semua bisa dilakukan full online langsung dari HP.

Sebelum mulai, ada beberapa dokumen digital yang wajib disiapkan terlebih dahulu, di antaranya:

Foto E-KTP

Foto SIM lama

Tanda tangan di kertas putih

Pas foto terbaru background biru tanpa kacamata

Nah, sebelum masuk ke proses pengajuan di aplikasi, ada dua tahapan yang cukup penting dan wajib diselesaikan terlebih dahulu, yaitu tes kesehatan jasmani melalui erikkes.id dan tes psikologi melalui layanan ePPsi.

Enaknya, hasil kedua tes tersebut otomatis terintegrasi ke sistem berdasarkan NIK, jadi tidak perlu upload manual lagi.

Setelah semua syarat lengkap, tinggal buka aplikasi Digital Korlantas POLRI lalu registrasi akun. Setelah itu pilih menu Perpanjangan SIM, upload semua berkas yang diminta, kemudian pilih SATPAS tujuan dan metode pengiriman lewat Pos Indonesia supaya SIM fisik dikirim langsung ke rumah.

Tahap terakhir tinggal melakukan pembayaran melalui Virtual Account BNI sesuai rincian biaya yang muncul di aplikasi.

Yang menarik, proses online ini sebenarnya cukup fleksibel. Tapi ada satu hal penting yang menurut saya wajib diperhatikan: lakukan perpanjangan minimal 30 hari sebelum masa berlaku habis. Karena kalau ada revisi atau penolakan dari SATPAS, kita masih punya waktu untuk mengurus ulang tanpa panik. Kwkwkwk...

Dan benar saja, drama kecil langsung muncul.

Tanggal 18 Desember 2025 masuk notifikasi bahwa pengajuan saya ditolak oleh SATPAS Polres Kebumen dengan alasan foto SIM dianggap buram dan kurang jelas. Padahal waktu itu saya memang memilih SATPAS terdekat dari domisili.

Untungnya di hari yang sama pengajuan bisa langsung dipindahkan ke SATPAS Polres Metro Bekasi Kota dan proses kembali berjalan. Meski begitu antreannya ternyata cukup panjang. Baru tanggal 28 Januari 2026 SIM berhasil terbit dan dikirim.

Berikut rincian biaya yang saya keluarkan waktu itu:

Psikotes : Rp57.500

Tes kesehatan : Gratis

SIM A : Rp80.000

SIM C : Rp75.000

Pengiriman Pos Indonesia : sekitar Rp20.000–Rp35.000 tergantung jarak

Kalau pengajuan ditolak, tenang saja karena dana akan dikembalikan ke rekening refund yang sebelumnya diisi saat pendaftaran. Tapi tetap ada potongan administrasi sekitar Rp16.500. Lumayan buat beli djarum coklat extra. Kwkwkwkwk...

Secara keseluruhan, perpanjangan SIM online ini menurut saya sangat membantu, terutama buat yang malas antre panjang di SATPAS atau tidak punya banyak waktu luang. Meski masih ada kemungkinan revisi atau penolakan, setidaknya semua proses bisa dilakukan dari rumah hanya lewat HP.